You have reached the website

Kopi Strong atau Soft? Ini Cara Menentukan Kopi yang Tepat untuk Anda!

Kopi Strong atau Soft? Ini Cara Menentukan Kopi yang Tepat untuk Anda!

Banyak orang yang menggunakan istilah kopi strong atau soft untuk mendeskripsikan rasanya. Umumnya, mereka melakukan hal ini saat harus menjelaskan rasa kopi robusta dan arabika. Robusta sering disebut punya rasa yang lebih kuat sedangkan arabica memiliki cita rasa yang lembut.

Tapi, perlu Anda ketahui bahwa kedua cita rasa ini tidak terbatas karena jenis kopinya saja. Ada berbagai macam faktor yang rupanya memengaruhi apakah sebuah sajian merupakan kopi strong atau bukan. Sebagai contoh adalah varietas, lokasi ketinggian dataran penanaman biji kopi, iklim dan jenis tanah, cara pengolahannya, tingkat pemanggangan, percampuran, hingga lama penyimpanan kopi.

Untuk tahu lebih lanjut apa saja ciri-ciri dari secangkir kopi strong, langsung saja simak penjelasannya di bawah ini!

Definisi Kopi Strong

Definisi dari secangkir kopi yang kuat berbeda antara satu orang dan lainnya. Namun, umumnya profil kopi rasa yang intens yang dimiliki kopi dihasilkan dari proses ekstraksi tertentu, misalnya pada pembuatan espresso. Proses  pembuatan espresso memastikan kandungan biji kopi telah terekstraksi secara optimal. Akhirnya, Anda akan memeroleh cita rasa kopi yang lebih pekat dan body yang lebih penuh jika dirasakan di lidah.

Baca Juga: Mengenal Perbedaan Flat White dan Macchiato

Tapi, berbeda lagi pada hidangan yang merupakan pencampuran espresso dan bahan-bahan lainnya, misalnya Americano dan cappucino. Banyak yang mengira bahwa Americano merupakan hidangan kopi strong sedangkan cappucino lebih lembut karena warnanya. Padahal, bisa jadi suatu cangkir cappucino memiliki lebih banyak espresso dibandingkan Americano.

Cara Menentukan Kopi yang Cocok

Semua orang punya selera masing-masing dalam menikmati kopi, termasuk pada saat menentukan kopi strong atau soft menurut mereka sendiri. Langsung saja simak bagaimana menentukan kopi yang tepat untuk Anda!

  • Pilih biji kopi yang sesuai selera. Jika Anda lebih suka kopi soft dengan keasaman bervariasi, pilih biji kopi kering dan berwarna cerah. Apabila Anda justru lebih suka yang strong, pilihlah biji kopi yang cenderung mengkilap dan dengan tampilan gelap.
  • Cita rasa kopi bukan bergantung pada rasa yang intens saja. Oleh karena itu, coba untuk cicipi berbagai jenis kopi (seperti arabika dan robusta) dari beragam tempat asal.
  • Mencoba berbagai jenis kopi akan mengenalkan Anda pada berbagai profil rasa yang berbeda-beda. Cari tahu karakteristik apa yang sesuai dengan intensitas kopi yang tinggi (strong) atau rendah (soft).
  • Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, intensitas kopi dipengaruhi oleh proses ekstraksi atau proses pembuatan kopi. Ada baiknya Anda juga mencoba metode yang beragam, misalnya adalah dengan French press atau mesin espresso.

Demikianlah ulasan singkat mengenai kopi strong dan kopi soft. Apabila Anda memilih kopi dengan rasa yang seimbang, tidak ada salahnya untuk memilih kopi NESCAFÉ Dolce Gusto.

Dengan paduan teknologi mutakhir dan desain inovatif, mesin dan kapsul kopi dirancang agar secara otomatis mampu mengatur seberapa besar tekanan yang harus dikeluarkan saat membuat minuman. Hasilnya, minuman dengan rasa seimbang serta proses pembuatan yang praktis membuat Anda serasa memesan minuman kesukaan di kafe favorit.