You have reached the website

Bukan Hanya Kopi Tambah Susu, Ini Perbedaan Kopi Latte dan Cappuccino

Ketika berkunjung ke kafe, Anda akan sering melihat kopi latte dan cappuccino berdampingan pada daftar menu. Hal ini sangat wajar karena kedua minuman tersebut sama-sama dicampur dengan susu dan termasuk menu kopi yang paling banyak dipesan di seluruh dunia berkat cita rasanya yang diminati kebanyakan orang.

 Secara umum, baik kopi latte maupun cappuccino menggunakan bahan dasar yang sama yaitu espresso. Espresso sendiri sebenarnya merupakan kopi pekat yang dibuat dengan menuangkan air yang sangat panas dan tanpa tambahan apa pun. Dengan begitu, kopi mampu menyajikan rasa kopi yang autentik.

 Cita rasa tersebut merupakan nilai khas yang membuat espresso digandrungi para penikmat kopi. Namun, rupanya banyak juga yang lebih memilih espresso dicampur dengan susu. Tujuannya adalah menetralkan rasa pekat dan pahitnya. Dari perpaduan susu dan espresso inilah terlahir menu kopi latte dan juga cappuccino.

 Tetapi, walau terdapat kemiripan di antara keduanya, latte dan cappuccino merupakan minuman yang berbeda. Sayangnya masih cukup banyak yang justru tidak tepat dalam membedakan keduanya.

 Penasaran dengan perbedaan antara kopi latte dan cappuccino? Simak ulasannya berikut ini!

Sejarah Latte dan Cappuccino

Untuk membahas kemunculan cappuccino maupun kopi latte, kita perlu mengetahui sejarah mesin espresso terlebih dahulu. Mesin espresso ditemukan pertama kali pada tahun 1884 oleh Angelo Moriondo, seorang inventor asal kota Turin, Italia.

Namun, mesin kopi tersebut dikembangkan hingga akhirnya dipatenkan pada tahun 1901 oleh Luigi Bezzera yang berasal dari wilayah Milan. Hal ini berujung pada kepopuleran mesin tersebut yang kian meningkat. Tidak lama kemudian, mesin ini membawa kreasi hidangan espresso yang dicampur dengan susu, atau yang lebih kita kenal sebagai cappuccino.

Nah, berbeda lagi dengan sejarah latte. Kopi latte pertama kali hadir pada sekitar tahun 1950-an di Amerika Serikat. Menurut klaim yang ada, latte diciptakan oleh Lino Meiorin, seorang barista dan juga pemilik Caffe Mediterraneum di wilayah Berkeley, California. Meiorin meminta para barista di kafenya untuk menambahkan takaran susu pada tiap cangkir cappuccino agar rasanya tidak terlalu tajam. Hal ini menandakan kehadiran hidangan yang baru lagi, yaitu kopi latte.

Baca Juga: Pecinta Kopi, Sudah Kenal Macam-macam Alat Penyeduh Kopi Ini?

Bahan dan Cara Penyajian

Sebelum membuat secangkir kopi latte, Anda perlu menyiapkan double shot espresso atau sekitar 60 ml, secangkir steamed milk, serta microfoam yang akan digunakan untuk menghiasi kopi latte. Pada tahap menuangkan microfoam, seringnya para barista akan membuat ukiran atau desain unik (latte art) agar menjadikan hidangan latte menjadi tambah menarik.

Sementara itu, adapun bahan yang dibutuhkan cappuccino antara lain espresso, steamed milk, dan juga milk froth atau susu yang dikocok hingga berbusa. Seluruh bahan ini harus terdiri ditakar hingga seimbang agar menghasilkan rasa yang nikmat. Berarti, takaran tersebut terdiri dari 1/3 espresso, 1/3 steamed milk, dan 1/3 milk froth. Kemudian, cappuccino umumnya akan ditaburi dengan sedikit cokelat bubuk di atas busa susu yang dihasilkan.

Rasa yang Dihasilkan

Dalam membedakan rasa kopi latte atau cappuccino, Anda perlu mencicipinya langsung. Pada kopi latte, Anda dapat menemukan rasa yang milky. Hal ini disebabkan oleh perbandingan susu dan kopi yang lebih besar pada secangkir latte yakni 3:1. Perbandingan ini menyebabkan rasa susu lebih terasa dibandingkan espresso. Sementara jika Anda mencicipi secangkir cappuccino, Anda akan menemukan foam yang lebih banyak dan juga rasa bold. Kemudian, barulah muncul rasa kopi dan susu di akhir.

Demikian tadi beberapa perbedaan antara kopi latte dan cappuccino yang perlu Anda ketahui. Meski terdapat perbedaan dalam proses pembuatan dan bahan yang digunakan, kedua hidangan tersebut akan lebih nikmat dihasilkan jika dalam penyajiannya menggunakan mesin espresso.

Bagi Anda yang penikmat kopi latte atau cappuccino, kini mesin tersebut bisa didapatkan dengan mudah dan dapat menghasilkan kedua minuman secara lebih praktis. Salah satunya dengan mesin NESCAFÉ Dolce Gusto.

Mesin kopi yang dilengkapi dengan berbagai varian kapsul kopi pintar ini  menyajikan cappuccino dan latte tanpa perlu menggiling kopi, menyeduh espresso, atau menambahkan susu dengan sendirinya. Dengan memasukkan kapsul kopi pintar latte atau cappuccino dan menekan tombol mesin, secangkir minuman kopi nikmat pun siap untuk diminum.

Tidak hanya itu, terdapat berbagai varian kapsul NESCAFÉ Dolce Gusto lainnya seperti espresso, Americano, mocha, dan Latte Macchiato yang dapat Anda nikmati sekarang juga. Jadi, tunggu apa lagi? Minuman kopi ala kafe bisa disajikan langsung di rumah Anda hari ini.